Diduga Kades Tanjung Gagak Tidak Pasang Baleho Dana Desa dan Papan Merek di Proyek Fisik Bangunan Gedung

HaluaNews, Sarolangun–Mestinya program
Dana desa di awali dengan memasang baleho APBdes Desa di kantor Desa atau di tempat umum desa setempat.Namun lain halnya dengan Kades Tanjung Gagak Kecamatan Batin VIII tidak patuh atas perintah dari Undang-undang Desa dan
Intruksi Mentri Desa agar mewajibkan memasang beleho Apbdes dan papan merek di setiap proyek bangunan yang di biayai dana desa.

Namun hal tersebut hanyalah isapan jempol atau tidak dipatuhi oleh Hendra selaku Kepala Desa Tanjung Gagak hasil cek inricek media ini di desa
tersebut ternyata tidak di temukan sama sekali beleho Apbdes, semesti nya ini sudah meenjadi kewajiban Pemerintah Desa setempat untuk melaksanakan dana desa secara tranparan yang telah di atur oleh Undang-Undang dengan tujuan agar warga mengetahui apa apa saja yang di laksanakan bisa di lihat lewat baleho .namun itu hanyalah aturan yang tidak kunjung di laksanakan di desa Tanjung Gagak, begitupun dengan pekerjaan fisik bangunan yang cukup besar di predisikan anggaran yang digunakan dari dana desa juga tidak ada tanda-tanda petunjuk atau ada papan metek yang di pasang.

Kitika hal ini mau di konfirmsi dan menemui di kediamanya untuk mendapat jawaban atas masalah tersebut.Namun sangat disayangkan hanya satu perempuan yang menemui dan mengatakan bapak lagi keluar, tidak lama kemudian meluncur mobil Fortuner memasuki halaman rumah sang Kades langsung masuk ke rumah begitu di tanya lagi oleh media di jelaskan bahwa bapak baru ke luar ujar orang yang ada di
halaman rumah..diduga orang tersebut bertujuan untuk megibuli awak media hanya ingin komfirmasi seputar soal dana desa yang di kelola oleh sang Kades, menurut informasi bahwa sang kades di duga alergi terhadap para Awak media .

Sementara berdasarkan informasi yang di rangkum di Desa setempat semua alokasi dana desa di kelola oleh kades sendiri .kami dak tau, ujar seorang ketua RT yang namanya belum sempat ditulis ketika di tanya apa saja yang di bangun dari alokasi dana desa di jawab itu Kadeslah yang ngatur kami ni apalah. Di tanya apakah desa ada Bumdes dia juga menjelaskan setahu saya belum ada Bumdes di desa kami tutupnya.(Asmara).

Komentar

News Feed