Tiga Tersangka Kasus Korupsi Bencana Alam Kerinci Ditahan

HaluaNews, Kerinci – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sungai Penuh menahan tiga tersangka kasus dugaan korupsi dana bencana alam di BPBD Kerinci tahun 2017, pada proyek jalan Pungut Mudik – Sungai Kuning dengan pagu sebesar Rp 5 miliar, Kamis 09 Januari 2020. Mereka adalah Asril Selaku PPK, Saiful Efrizal dan Wardodi Aria Putra selaku pelaksana pekerjaan.

Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, Sudarmanto, ditemui sesaat sebelum ketiga tersangka digelandang ke Lapas klas llB Sungai Penuh mengatakan, ketiga tersangka ditahan di Lembaga Pemsyarakatan (Lapas) Sungai Penuh selama 20 hari kedepan.

“Ya, kita sudah melakukan pemeriksaan dan ketiganya langsung kita tahan hari ini,” ujar Manto

Sementara itu ,kuasa hukum ketiga tersangka, Abu bakar Sidik,SH,MH, dirinya sangat kecewa dengan dilakukan penahanan terhadap kliennya. Namun pihaknya akan mengajukan penangguhan penahanan.

“Kita sangat kecewa dengan dilakukan penahanan karena ketiga klien kami sangat kooperatif terhadap kasus yang dijalani ini. Hari ini juga kita akan melakukan upaya penangguhan penahanan” kata Abu Bakar, di LP klas llB Sungai Penuh, Kamis (09/1) sore (Idp).

Komentar

News Feed